Pencari Suaka Afghanistan Tak Lagi di Biayai PBB, Tumbelaka: “Kemanusiaan Tertuang Dalam Pancasila”

 

Taufik Tumbelaka: Kemanusiaan Tertuang dalam Pancasila

Manado,MS – Apa yang dialami para imigran asal Afganistan di rumah detensi imigrasi (rudenim) berlokasi di Malendeng kota Manado patut diperhatikan tiap pihak. Kali ini perhatian pun disampaikan Taufik Tumbelaka, salah satu pengamat pemerintahan dan politik di Provinsi Sulawesi Utara.

 

Disampaikan Tumbelaka, ini menyangkut hati nurani dan kemanusiaan. Walaupun para imigrasi disebut sebagai tahanan PBB dan menjadi tanggung jawab PBB, tapi saat ini yang dialami para pencari suaka tersebut diperhadapkan dengan situasi yang tidak mengenakkan.

 

“Masa anak-anak dilarang ke sekolah, apalagi terinformasi ada yang sakit. Dimana rasa kemanusiaan kita?,” ucap jebolan UGM ini saat diwawancarai awak media, Rabu (6/2/2019) siang di kantor DPRD Provinsi Sulut.

 

Tegas dikatakan Tumbelaka, para pejabat yang berhubungan langsung dengan persoalan tersebut bekerja dengan menggunakan hati nurani.

“Jangan pura-pura tidak melihat, pura-pura tidak mendengar,” lantangnya lagi

 

Tumbelaka pun menyebutkan, terkait kemanusiaan sudah tercantum dalam isi Pancasila

“Dalam Pancasila saja disebutkan yaitu pada sila kedua yakni kemanusiaan yang adil dan beradap. Kenapa harus terjadi seperti itu?,” kata dia.

Disamping itu, Provinsi Sulawesi Utara dikenal dengan motto ‘Sitou Timou Timou Tou’

 

“Dimana manusia itu hidup untuk menghidupkan orang lain. Jadi, mereka yang memiliki power jangan tutup mata dan telinga, bekerja sesuai hati nurani, itu yang terpenting,” tandas putra sulung dari Gubernur Provinsi Sulawsi Utara yang pertama ini.

 

(JT//Jem)

About Jemy MS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

BSG Umumkan Debitur Menunggak,TAC Sebut Bisa Berdampak Negatif

    Manado,MS – Pengumuman nama-nama yang di duga menunggak kredit oleh Bank Sulutgo (BSG), ...